MASIGNALPHA101
4166670010457459450

Siap Masuk ke Pasar Otomotif, Simak Spesifikasi dan Harga Mobil Esemka

Siap Masuk ke Pasar Otomotif, Simak Spesifikasi dan Harga Mobil Esemka
16 Mar 2019
Sebelum membahas spesifikasi yang dimiliki mobil Esemka ini, baiknya kita bahas dulu isu mobil Esemka yang selama ini jadi bahan ‘gorengan’ dari pihak yang bersebe­rangan dengan petahana, yaitu kampret beserta jajarannya. Sebab apabila isu yang terus-menerus digoreng di media sosial kemungkinan besar akan dianggap menjadi sebuah kebenaran. Tentu jika hal ini terjadi, masa kampanye Pemilu 2019 akan terciderai oleh politik kebohongan yang dicetuskan oleh salah satu pihak yang teribat dalam kontestasi Pilpres 2019, yaitu kampret beserta jajarannya.

Seperti yang kita ketahui bersama, para kampret bersikeras mengatakan bahwa mobil Esemka merupakan salah satu janji politik Jokowi pada Pilpres tahun 2014 silam. Benarkah Jokowi menjanjikan akan memproduksi mobil Esemka apabila terpilih pada tahun 2014 lalu? Mari kita tampar para kampret yang selama ini koar-koar menangih mobil Esemka kepada Presiden Jokowi.
Peluncuran Mobil Esemka
Mobil Esemka siap untuk memasuki pasar otomotif
Gagasan membuat mobil Esemka sesungguhnya berawal dari keinginan transfer teknologi buatan para siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Solo untuk dapat menjadi mobil rakyat bahkan jika dimungkinkan menjadi skala nasional. Jokowi yang pada saat itu masih menjadi wali Kota Surakarta sangat mendukung penuh setiap potensi usaha, termasuk mendukung pengembangan mobil Esemka dan bahkan memperjuangkan agar mobil Esemka bisa diproduksi secara massal.

Adalah salah para kampret menggoreng isu kelanjutan proyek mobil Esemka ini, Karena sudah jelas Presiden Jokowi tidak ada sangkut paut dengan pelaksanaan proyek mobil Esemka. Proyek ini adalah urusan pro­dusen atau pabrik yang mau mem­pro­duksinya. Terlebih lagi ada tuduhan yang mengatakan kalau Jokowi mela­kukan pembo­hongan publik soal mobil Esemka. Jelas salah alamat dan tidak beralasan.

Sebaiknya isu ini tidak lagi diplintir atau dipolitisasi oleh kampret. Sebab, awal munculnya keinginan menciptakan mobil Esemka itu bukan untuk kepentingan politis, namun sebagai tujuan untuk mewu­judkan karya anak bangsa menjadi mobil nasional. Harusnya seluruh pihak patut berbangga mobil Esemka bisa terwujud dan sudah mulai dipro­duksi secara massal.

Mestinya, justru kita harus lebih men­dorong dan memberikan ide-ide solutif bagaimana agar industri otomotif yang terlibat di dalamnya bisa segera mewu­judkan cita-cita adanya mobil buatan negeri sendiri, diproduksi di dalam negeri sendiri, dipakai oleh rakyat sendiri dan menjadi kebanggaan bangsa.
Tanyakan kepada induknya kampret sang pencetus isu mobil Esemka ini, kapan Jokowi menjanjikan produksi mobil Esemka?
Kampret pun semakin kejang-kejang dan gila mendengar kabar mobil Esemka sudah mulai dipasarkan, lantaran syarat untuk masuk meja produksi dan dipasarkan sudah mendapat lampu hijau dari Kementerian Perhubungan. Syarat tersebut adalah Sertifikat Uji Tipe (SUT). Jadi isu yang mereka bangun selama ini kini menjadi bumerang dan senjata makan tuan. Lihat saja para petinggi kampret tidak lagi berani koar-koar menyinggung kelanjutan mobil Esemka, hanya saja para kampret kalangan bawah yang tolol bin dungu masih bangga memamerkan kedunguannya karena minimnya informasi di kepala otaknya itu.

Jadi para kampret-kampret dungu yang selama ini kebelet ingin membeli mobil Esemka, dipersilahkan untuk segera mengambil langkah selanjutnya. Tenang pret, saya akan mengajak ente semua berkenalan dengan mobil buatan anak bangsa ini.

Spesifikasi Mobil Esemka

Mobil Esemka Bima 1.3 (4x2) MT secara resmi masuk pasar otomotif Tanah Air setelah mendapatkan sertifikat kelayakan dari Dinas Perhubungan. Tercatat ada 8 mobil Esemka yang sudah diluncurkan, diantaranya adalah sebagai berikut:
  1. Esemka Bima 1.3 (4x2) MT
  2. Bima 1.8D (4x2) M/T
  3. Niaga 1.0 (4x2) M/T
  4. Digdaya 2.0 (4x2) M/T
  5. Borneo 2.7D (4x2) M/T
  6. Bima 1.0 (4x2) MT
  7. Bima 1.3 L (4x2) MT
  8. Garuda 2.0 (4x4) MT
Untuk bocoran spesifikasi dan harga mobil Esemka sampai saat ini masih belum ada bocoran lebih lanjut. Namun, untuk detail eksterior salah satu varian sudah pernah tertangkap kamera di jalanan Tanah Air. Mobil Esemka tersebut adalah Garuda 1.
Mobil Esemka di pasarkan
Esemka Garuda 1 dalam masa uji coba
Banyak yang mengkaitkan mobil Esemka satu ini dengan mobil asal China Foday Landfort. Lantaran desain keduanya sangat mirip, hanya dibedakan dari emblem saja. Apabila menerka-nerka, bisa saja spesifikasi dari mobil Esemka kurang lebih sama dengan spesifikasi Foday Landfort.

Sedangkan spesifikasi Foday Landfort ditopang dengan mesin bensin 2.378cc Mitsubishi 4G69S4N, serta D19TCID1 Diesel Turbocharged 1.9 liter. Untuk mesin bensin bisa menghasilkan tenaga sebesar 100 kw pada 5.250 rpm dengan torsi puncak 200 Nm pada 3.000 rpm.

Sedangkan untuk mesin diesel mobil Foday Landfort bisa menghasilkan tenaga sebesar 100 kw pada 4.000 rpm dengan torsi puncak yang bisa dicapai sebesar 300 Nm pada 1.800-2.800 rpm. Apakah nantinya mobil Esemka menggunakan mesin dari Mitsubishi atau tidak, kita tunggu saja peluncurannya yang kemungkinan segera diresmikan. Kemungkinan juga harga mobil Esemka akan sama dengan harga mobil Foday Landfort.

Harga Mobil Esemka

Ada satu varian mobil Esemka yang menjadi perhatian publik sejak awal 2018, yaitu mobil Esemka Garuda 1. Merupakan mobil SUV dengan desain gahar yang nantinya akan menantang Toyota Fortuner dan Mitsubishi Pajero Sport, serta Nissan Terra.

Dipastikan mobil Esemka varian ini memiliki keuntungan yang tak dimiliki mobil SUV lainnya, yaitu soal harga mobil Esemka. Perkiraan harga mobil Esemka Garuda 1 ketika sudah meluncur akan lebih murah dibandingkan 3 mobil SUV tadi.

Soal perkiraan harga mobil Esemka, berapa sih harga mobil Esemka Garuda 1? Apabila melihat desain mobil Esemka Garuda 1 dengan mobil China Foday Landfort yang mirip, bisa saja kemungkinan harga mobil Esemka tidak akan berbeda jauh dengan mobil Foday Landfort. Harga mobil Foday Landfort untuk varian tertinggi dibanderol Rp325 jutaan.

Perkiraan harga mobil Esemka sebesar Rp325 jutaan cukup masuk akal. Kondisi ini tak lepas dari status mobil Esemka sebagai mobil Nasional dan diproduksi sendiri oleh anak bangsa. Selain itu juga, apabila bercermin dari mobil China yang masuk Indonesia seperti DFSK Glory 580 yang dihargai sekitar Rp300 jutaan, perkiraan banderol harga mobil Esemka ini sangatlah wajar. Karena apabila mencontoh harga mobil dari pabrikan Jepang atau Eropa, kemungkinan besar mobil Esemka kurang bisa bersaing di pasar.
pabrik mobil Esemka
Mobil esemka yang siap untuk diluncurkan ke pasar otomotif
Nah, ingin tahu detail harga mobil Esemka pada bulan Februari yang diperkirakan sama dengan harga mobil Foday Landfort? Yuk simak harganya di bawah ini!
Tipe mobil Foday Landfort Harga (Kurs CNY1=Rp2.189)
2.4L MT RWD Standard CNY109.800=Rp240.500.000
2.4L MT RWD Luxury CNY119.800=Rp262.300.000
2.4L MT 4WD Luxury CNY135.800=Rp297.300.000
1.9L MT RWD Standard CNY122.800=Rp268.900.000
1.9L MT RWD Luxury CNY132.800=Rp290.800.000
1.9L MT 4WD Luxury CNY148.800=Rp325.800.000
Kampret semakin prustasi sebab isu mobil Esemka yang selama ini mereka politisasi menjadi bumerang buat dirinya sendiri. Kampret panik, tidak lama lagi sang junjungan akan kembali mengalami kekalahan untuk ketiga kalinya. Sudah jelas Prabowo tidak punya harapan untuk menang pada pilpres tahun ini. Mengapa? Coba review hasil pilpres tahun 2014 silam, lalu bandingkan dengan hasil Pilkada serentak tahun lalu beserta isu-isu di dalamnya. Lalu simpulkan!

Percaya tidak percaya, suara Indonesia bagian timur akan mengarah ke Jokowi dengan persentase +80%. Alasannya sederhana, karena hanya di masa pemerintahan Jokowi_lah pembangunan nyata mereka rasakan, BBM satu harga dll. Jadi intinya, pemilih Jokowi pada masa pilpres tahun 2014 akan tetap pada Jokowi dan pemilih Prabowo akan beralih ke Jokowi dalam jumlah yang besar karena alasan yang saya sebutkan di atas. Kalo kita jelih mengikuti masa kampanye waktu dekat ini, sebenarnya tim 02 pun sudah yakin kalo harapan untuk mendulang suara di Indonesia timur tidak ada. Makanya mereka enggan untuk berkampanye kesana.
Leonardo

Untuk menjadi seorang penulis yang memiliki kontinuitas dan berkualitas memang sangat sulit, tapi bukan berarti tidak bisa.